FREE FAST ONLINE TV

Darah Ular Piton Bisa Untuk Obat Sakit Jantung

Posted by Jhony Tato 16 komentar

.: Media - Cybers :. - Ular piton Birma (Python molurus bivittatus),
subspesies dari piton India, punya biologi yang unik. Setelah makan
porsi besar, jantung piton tersebut membesar hingga 2 kali lipat
sehingga bisa memompa nutrisi yang telah dicerna ke seluruh tubuh
dengan lebih efisiem. Hebatnya, tak ada efek samping dari proses itu.


Jantung manusia, seperti jantung piton, juga bisa membesar, tapi
dengan sebab lain. Ketika manusia sedang berolahraga, hormon
insuline-like growth factor 1 (IGF-1) memacu pemesaran jantung untuk
mencukupi permintaan oksigen tubuh. Juga tak ada efek samping dari hal
ini.



Namun, pembesaran jantung manusia juga bisa bersifat negatif. Serangan
jantung dan tekanan darah tinggi bisa mengakibatkan pembengkakan
jantung. Pembengkakan bisa mengakibatkan luka pada jantung dan
mengurangi efisiensi penyerapan nutrisi oleh sel jantung.



Untuk manusia normal, olahraga menjadi cara pencegahan jantung dengan
memungkinkan pembesaran jantung secara sehat. Tapi, untuk yang sudah
terlanjur menderita, olahraga kadang tidak memungkinkan. Karenanya,
pakar berpendapat, perlu obat yang memberi efek sama seperti olahraga.



Leslie Leinwand dari University of Colorado meneliti komponen darah
ular piton Burma untuk menyelidiki faktor yang bisa memacu pembesaran
jantung pada jenis itu. Ia kemudian menduga bahwa penyebabnya adalah
asam lemak yang ada pada darah ular itu.



Ia bereksperimen dengan sel-sel jantung tikus. Setelah menumbuhkan sel
jantung tikus, ia menambahkan plasma darah piton Burma. Hasilnya,
ukuran sel membesar, mampu memproduksi IGF-1 mencerna lemak lebih
cepat. Sel juga memproduksi lebih sedikit NFAT, protein yang
diproduksi saat jantung memiliki banyak beban.



Ia lalu mencoba khasiat plasma darah piton ke tikus secara langsung.
Sejumlah tikus dicekoki dengan plasma itu dan diobservasi setelah satu
minggu. Hasilnya, jantung membesar dan tak ada luka, tanda bahwa
plasma itu punya efek bagus.



Dari hasil penelitian, Lwinwand menyimpulkan bahwa plasma piton
mungkin bisa menjadi solusi bagi penderita penyakit jantung. Saat ini,
Leinwand tengah mengujicobakan asam lemak dari plasma darah piton pada
tikus yang menderita penyakit jantung untuk melihat apakah kondisi
jantung bisa diperbaiki dengan asam lemak itu. Hasil penelitian
Leinwand dipublikasikan di jurnal Science.